Jodoh, Rezeki, Mati ada di tangan Allah SWT (krisis terus berlanjut)

Biasanya saya tidak menulis hal-hal yang menyedihkan di blog ini. Saya kepengennya sih nulis yang happy aja. Tapi beberapa hari terakhir ini Allah banyak memberikan ujian kepada saya. Setelah nggak bisa ngakses inet, mertua saya meninggal seperti yang saya tulis di sini dan ujian yang akan saya ceritakan ini. Untungnya masih banyak teman blogger yang menghibur. Dan pagi ini akses inet lancar lagi. ALHAMDULILLAH. Aja maning-maning kena gluduk ya…


Ujian kali ini adalah masalah ekonomi seperti yang saya ceritakan beberapa waktu yang mengenai krisis di sini. Ternyata krisis masih berlanjut terutama bagi perusahan yang berorientasi ekspor. Saya sebagai buruh juga merasakan imbasnya. Imbasnya apa? Ikut deg-degan hehehe….

Untuk menentramkan hati saya repost lagi tulisan saya

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kasus ini adalah :

1 Jangan merasa aman ketika kita bekerja di tempat yang nyaman. Banyak orang bilang cintailah profesi anda tapi jangan cintai perusahaan anda. Jika anda sudah tidak produktif(maksudnya pada usia pensiun) pasti anda ditendang, perusahaan akan mencari yang lebih fresh dan lebih produktif dengan gaji di bawah anda. Itu pandangan saya dulu. Tapi kalau perusahaan bagus tentunya akan mempertahankan karyawan yang lama,

2 Jalinlah relasi sebanyak-banyaknya karena suatu saat kita pasti akan membutuhkan bantuan mereka,

3 Mulai merintis usaha agar bisa mandiri,

4 Anda harus siap untuk dipecat dari pekerjaan anda. Pada intinya anda harus siap menderita. Hal ini lebih baik daripada anda siap untuk hidup enak,

5 Akan lebih bijak bila kita mengasah kemampuan sesuai dengan profesi kita sehingga benar-benar expert di bidang masing-masing,

6 Banyaklah beramal karena pasti akan mendapat balasan baik di dunia maupun di akhirat,

7 Saya juga hanya bisa nulis untuk melaksanakan belum tentu bisa.

Saya jadi ingat saat sharing dengan Kyai Genthokelir waktu itu mendapatan wejangan bahwa orang yang sukses biasanya mempunyai Emotional Spiritual tinggi. Jadi instropeksi selama ini sholat sering bolong.

Boss… mari bekerja dan berdoa lebih giat mudah mudahan ekonomi semakin membaik dan buruh-buruh seperti kami tidak di PHK. Belum siap anak masih kecil hehehe. nanti kalau sudah punya usaha sih nggak apa apa..

Ya Allah maafkan hambamu yang lemah ini. Saya merasa jauh darimu.

Maaf beribu maaf sobat-sobatku semua. Saya kok cengeng banget. Jadi malu deh.
Terima kasih atas supportnya. Untungnya masih ada sampeyan semua.

Wassalam,
Endar F

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

45 thoughts on “Jodoh, Rezeki, Mati ada di tangan Allah SWT (krisis terus berlanjut)”

  1. lumayan udah bagi tips… bagus sekali tuh..emang gantungkan cita-cita setinggi langit itu sepertinya nggak seratus persen memberi motivasi juga, karena kalo situasi macam begini bisa repot juga, malah ssteres nanti jadinya…

  2. Allah tidak tidur..pasti dibalik cobaan pasti ada hikmah yang bisa dipetik..Dan semoga mas Endar tetep semangat yahhMaaf mas baru mampir…lagi banyak kerjaan didarat nihh..baru bisa Ol

  3. Mulailah buka usaha kecil2an, misalnya asah bakat dalam memasak (lho), nanti bila ada kesempatan tuk buka warteg, kita udah siap…Aku malah ga takut dipecat (wong..kerja sendiri kok)aku doakan semoga tetap langgeng disana sob… yakinlah, dibalik tragedi, pasti ada hikmahnya…

  4. Tapi jangan pernah berburuk sangka dengan Allah ketika kita sedang mendapat ujian. Pokoke urip Positip Thinkinglah, kabeh mau wes ana dalane gari deweke gelem nggolet apa ora. Maju perut pantat mundur.

  5. amin amin amin ya roball alaminsebagai manusia hanya bisa berdoa dan berusaha TUHAN jualah yang menentukan jadi jangan pernah bosan untuk beruaha ok maaf baru bisa berkunung lagu mayan sibuk nich kang ajarin aku bikin puisi yng bagus dunk apa posting yng ber mutu gimana yah pleas hellp me ok

  6. Yang sabar pak, tetep semangat dalam hal apapun. Saya pun masih merasa belum aman. Tapi kl di pikir, kondisi “aman” yg bagaimana sayapun juga bingung menjawabnya. Apa “aman” karena sudah punya deposito besar dll ? mengingat sudah hukumnya manusia tidak pernah merasa puas dengan yang ada. Yang penting hari demi hari kita sama2 coba isi dengan sesuatu yang bermanfaat aja tentunya untuk dunia dan akherat kita. Dan mensinergikan 2 unsur yang tak laen adalah usaha dan do’a. Smoga kita dapat menggapai apa yang kita impi2kan selama ini. Amin

  7. Kepriwe ya pak.. eumm, ya aku melu prihatin. sing penting aja cepet putus asa, trus berkarya, tetap semangat titeni baee.. mesti ngko ana hasile sing apik-apik.. nek atine apik ya tentune hasile apik..ya ra? ya wes.. semangat ya pak.. wess lahh..yuuh dolan maning yuhh.. guyon maning.. sing wes ya wess.. CherasSs..Smilee.. :)

  8. Hidup ini memang seperti roda. Kadang kita berada di atas, dan kadang kita berada di bawah. Saat kita sekarang berada di atas, siap-siaplah jika suatu saat berada di bawah.

  9. Aku dadi melu miris kiye, soale t4 kerjaku juga krisis, aja nambahi bingung yo Kang. Muga2 krisis ini bisa cepat berlalu pulih kaya wingi-wingi.. btw tetep :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image