LIBURAN di OWABONG

Setelah puas bermain di alun-alun Purwokerto, beberapa hari yang lalu dalam rangka liburan sekolah kami sekeluarga liburan di Owabong, obyek wisata ini terletak di kabupaten Purbalingga.

Owabong, merupakan kependekan dari Objek Wisata Air Bojongsari. Pada awalnya, objek wisata ini adalah sebuah pemandian umum (kolam renang), yang terletak di lokasi yang sama, desa Bojongsari.
Kini, Owabong menjadi tujuan wisata terbesar di Jawa Tengah. Didukung oleh sumber mata air yang berlimpah dari sungai Cidandang, Cipawon, dan Cikupel. Nikmati kesegaran mata air pegunungan dengan wahana WaterBoom, Pantai Bebas Tsunami, sampai dengan Ember Tumpah. Selain wisata air, disediakan pula wahana seru lainnya seperti Gokar dan Fun Rafting.
Mengutip dari http://www.owabong.com

Sebelum berangkat mempersiapkan alat untuk renang dan tidak lupa bawa istri ke dua untuk internetan karena di sana disediakan akses internet menggunakan hotspot gratis sayang lambatnya minta ampun. Sambil internetan kok banyak banget berita mengenai RUSLI ZAINAL SANG VISIONER, heran saya.

Selain berniat untuk menghilangkan stress, sebenarnya ada niat ibadahnya juga. Karena segala sesuatu kalau diniati ibadah, bagi saya akan lebih bermakna. Di sana membeli jajan ke pedagang asongan, menyewa tikar, memompa pelampung dan lain lain sehingga menggerakkan roda ekonomi bagi pedagang kecil dan hasil berdagang tersebut bisa untuk membiayai kebutuhan hidupnya. Itu hanya untuk pembenaran saya saja agar tidak disangka foya-foya terus hehehehe.

Memang sungguh menyenangkan hidup di kota ini. Sayang sebentar lagi saya harus meninggalkanmu.

Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
hanya untuk bersamanya
ku mencitainya sungguh mencintainya
resah ini sungguh tak wajar
namun kuingin tetap bersama dia
untuk selamanya

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=Yw9G8vNrcIE&w=560&h=315]

Alun-alun Purwokerto

Setu sore nyong jalan-jalan karo anake maring ALUN-ALUN PURWOKERTO . Jam lima sore mangkat sekang omaeh inyong, wis mandan sore tetep bae nyong budhallll maring alun-alun. Nang alun-alun ramene puorrrr. Nyong karo anake, bojo nomer telu ra melu ana rapat dasa wisma. Neng kana ana tipi gede buanget, acarane bal-balan liga jarum. Anake nyong seneng banget mlayu-mlayu nang lapangan.
Nyong nggawa bojo nomer loro tek nggo internetan. Nang alun-alun ana hotspote nyong seneng banget. Nyong ngeplurk, ngeblog, karo lirak-lirik ibu-ibu muda sing pada momong anake hehehehe.

Yang artinya :
Sabtu sore saya jalan-jalan bersama anak saya ke alun-alun. Jam lima sore berangkat dari rumah saya, sudah agak sore tetap berangkat ke alun-alun. Di alun-alun ramai sekali. Saya dengan anak saya, istri ketiga saya tidak ikut karena rapat dasa wisma. Di sana ada tivi besar sekali, acaranya liga jarum. Anak saya senang sekali berlari-lari di lapangan. Saya bawa istri ke 2 untuk internetan. Di alun-alun ada hotspotnya saya senang sekali. Saya ngeplurk, ngeblog, sambil melirik ibu-ibu muda yang sedang mengasuh anaknya.


Istri ke dua udah berisi ubuntu remix (gedang_njoget)


Keluarga yang sedang momong anak


Tivi layar lebar.

Sayangnya tidak lama lagi saya harus meninggalkan kota ini demi sesuap nasi (doh) (njedotke_ndas)

Kota Purwokerto kuwe ibukota kabupaten Banyumas, Kota kiye uga umum disebut Praketa, gelare kota Satria. Kota kiye uga dikenal kota kripik padahal wong Purwokerto dhewek arang sing doyan kripik.

Ganu nang tengah-tengah kota kiye ana jalur sepur jurusan Purwokerto – Wonosobo, rel keretane nang sepanjang jalan Jend. Soedirman sisi lor. Jalur kiye dibangun sekitar taun 1896 sing mbangun kuwe Staat Spoorwegen (SS) (dudu Serayudal Stoomrammaatschappij utawa SDS) kuwe perusahaan sepur jaman Landa. Jalur kiye ngeliwati Sokaraja – Banjarsari – Purwareja – Mandiraja – Banjarnegara nganti Wonosobo.

Mengutip dari : http://map-bms.wikipedia.org/wiki/Purwokerto