Pengalaman menggunakan Linux dari seorang pemula

Pada bulan Juli 2008 untuk pertama kalinya saya menginstal Ubuntu dan menggunakan sampai sekarang. Sebelumnya memang pernah menginstal Mandriva tapi berhubung saat itu sering mendapatkan masalah akhirnya kembali menggunakan Window$$.

Seiring dengan semakin murahnya layanan internet maka saat itu bergabung dengan tetangga menggunakan RT/RW net. Tapi saat ini sudah pindah rumah sehingga kembali menjadi fakir benwit dan berharap “fakir benwit dan anak terlantar dipelihara oleh negara”, tapi sudahlah yang penting masih bisa ngenet meskipun lemot, sambil mencari provider yang murah dan kencang. Saat itu, dengan layanan internet unlimited yang lumayan kencang menurut saya, kecepatan download sekitar 200 kbps maka jendela dunia seperti terbuka lebar.

Saat itulah keinginan untuk menggunakan linux kembali menggelora setelah membaca beberapa rekan blogger yang menggunakan Ubuntu. Pada tanggal 10 Juli 2008 Ubuntu 8.04 saya instal di PC dengan sukses. Sebelum ada layanan internet di rumah, jika menemukan masalah memang tidak tahu harus kemana mencari cara untuk memecahkan masalah tersebut. Setelah ada layanan internet banyak permasalahan dapat dipecahkan dengan searching menggunakan searching engine.

Beberapa kenalan yang berniat untuk menggunakan Linux pernah menanyakan mengenai linux setelah membaca tulisan di blog saya. Dia menanyakan kenapa sound tidak bisa hidup dan beberapa hal lainnya. Saya hanya menjawab “Kalau ada masalah seperti itu nanya ke Google aja”. Setelah beberapa hari dia membalas “Terima kasih saya sekarang berhasil menggunakan linux”. Padahal semua orang bisa memberi jawaban seperti saya hehehehe.

Pernah juga ada blogger yang menanyakan permasalahan melalui komentarnya di blog ini. Sebenarnya jika saya bisa membantu pastilah saya tidak keberatan untuk membantu, tapi berhubung pemula sehingga banyak tidak tahunya. Paling jawaban andalan saya adalah “Silahkan googling banyak rekan blogger yang menulis hal itu”.

Dari pengembaraan di dunia maya dan pengalaman, saya mendapatkan tips agar bisa terus eksis menggunakan Linux, diantaranya :

1. Mengoprek aplikasi yang biasa dioprek di Windows tapi kali ini pakai Linux. Saat menggunakan windows saya suka download Youtube dan tube-tube lainnya hehehe, menggunakan aplikasi namanya Unlocker. Setelah menggunakan linux ternyata cara downloadnya sangat mudah, jika ingin tahu silahkan klik di sini. Dan bagi yang biasa menggunakan sotosop bisa menggunakan GIMP seperti di sini. Dan masih ada lagi yang lainnya dapat dibaca di sini.
2. Sediakan layanan internet yang memadai, seperti yang saya sampaikan di atas. Dulu mungkin mahal sekali untuk menyediakan layanan internet. Tapi sekarang jaman sudah berubah. Sekarang jamannya internet murah jika sampeyan berada pada waktu dan tempat yang tepat.
3. Jika ingin mahir silahkan kursus linux. Tapi hal ini tidak saya lakukan.
4. Bergabung dengan komunitas pengguna linux. Saat ini saya bergabung dengan http://solvewithit.com/, di situ banyak rekan blogger yang berbagi pengalaman tentang linux.
5. Jika belum punya komputer silahkan beli komputer dulu. Jika ke warnet silahkan ke warnet linux, untuk yang satu ini ahlinya adalah kang Pradna.

Dan setelah menggunakan linux saya merasakan berbagai manfaat dan keuntungan :

1. Untuk memilikinya sangat murah bisa langsung download atau kalau ubuntu bisa minta ke ShipIT.
2. Tidak pernah bermasalah dengan virus seperti saat menggunakan O/S yang lain.
3. Relatif lebih stabil jika dibanding dengan windows. Dulu saat masih menggunakan Windows saya merasakan komputer semakin lama semakin lemot entah karena virus, crash atau hal lain yang tidak saya ketahui. Lain halnya dengan linux yang tetap stabil.
4. Update gratis, yang penting tersedia layanan internet.

Sedangkan kerugian menggunakan linux seperti yang pernah saya baca di sebuah blog (lupa nama blognya) adalah :
1. Lupa instal update antivirus sehingga tidak bisa menjawab jika ada yang nanya “Punya update antivirus nggak?”.
2. Tidak tahu cara nge-crack sofware.

Akhir kata sebenarnya saya menulis tentang linux bukan karena ahli atau geek (bisa dilihat dari isi tulisan) tapi berharap ada masukan dari komentar dan bisa sharing dengan rekan-rekan semua.

Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009.

Demikianlah pengalaman yang dapat saya bagikan kepada rekan blogger. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalam,

Endar Fitrianto

Nb. Berhubung tulisan pemula pasti banyak istilah istilah yang kurang tepat penggunaanya. Mohon maaf dan harap maklum ya!
Tulisan ini hanyalah pendapat dari seorang pemula jadi sampeyan boleh saja tidak sependapat.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

165 thoughts on “Pengalaman menggunakan Linux dari seorang pemula”

  1. ndak punya kompyuter, bisa pake linux di flashdisk (ato disket kalo masih ada yg make), dan silahkan menggunakan kompyuter rentalan dengan merdeka dari pelototan mas2 rentalan yg selalu mewanti-wanti flashdisk kita buat discan antivirus dulu.wis tah, kurang baik hati gimana lagi si penguin ini.

  2. alhamdulillah, sekarang saya juga sudah menggunakan 100% opens source, mas endar. si jendela, meskipun orisinil juga sudah saya buang dari netbook remix saya, haks. saya juga ingin banyak belajar dari temen2. makanya, sya juga ikutan gabung di so,ve with it, meski baru bisa mosting ttg testimoni, hehe …, semoga sukses lombanya, mas.

  3. Your article very interesting, I have introduced a lot of friends look at this article, the content of the articles there will be a lot of attractive people to appreciate, I have to thank you such an article

  4. Mantabfh pak, kita jgn mau didikte terus sama mikocok. Pemerintah kita sepertinya juga ngga kalah aneh, masa kurikulum pembelajaran make software propriarti (windows), sementara nggak ada sosialisasi software2 tersebut mahal2.

  5. saya juga masih belajar, pemula. jadinya kalau ada apa-apa ya memang gugling. terus kalau ada masalah, langsung diselesaikan secara adat, format & install ulang. :)

  6. Nggak enaknya kalau menggunakan linux itu harus bolak-balik install jika ada linux versi yang terbaru.Saya pernah mencoba upgrade dari ubuntu 8.04 ke 9.04 gagal terus. Yah, akhirnya dengan terpaksa nginstall aja, yang ubuntu 9.04.

  7. saya instal ubuntu pertama kali menggunakan si gutsy gibbon, mas endar. tapi memang masih banyak masalah, termasuk sound dan video yang tdk support. akhirnya kembali lagi ke jendela. namun, ketika mencoba pakai si jaunty, hmm … ubuntu makin mantab. dua hari lagi saya ingin segera mencicipi seksinya si cantik karmic, semoga makin ngejrenk. mantab.

  8. Mas endar bedanya pake linux ma windows tu dimana sh klo ngnet.Apa lbh aman ato lebih cepat pke linux.Dlu aku prnh s4 instal mandrake tp ga pnh pke online.Dluu bget thn 2003

  9. pc ku yang dulu juga pernah pake ubuntu, tp tak ganti lagi pake windows soalnya pas mau muter musik gak bisa, malah suruh download pluginnya. males download pluginnya. soalnya belum ada koneksi internet dirumahku

  10. sampai saat ini saya pakai ubuntu 11.10 untuk maintenance web dan coba-coba aplikasi unik di linux, klo dilinux kita dipaksa lebih kreatif utk utak-atik he he, tapi betul sekali, jadi 1. Lupa instal update antivirus sehingga tidak bisa menjawab jika ada yang nanya "Punya update antivirus nggak?".2. Tidak tahu cara nge-crack sofware.

  11. memang informasi yang disajikan anda begitu luar biasa, saya sangat senang dapat memberi komentar disini dan menjelajah artikel demi artikel di blog ini. luar biasa itulah yang dapat saya katakan untuk web blog ini.. nice POST!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image