Hidupku Tanpa Arah

Kira kira 3 tahun terakhir ini saya merasa menjalani hidup ini tanpa arah. Tahun 2009 saya pindah ke mBogor dari kota Purwokerto tercinta dengan diiringi darah dan air mata. Sampai sekarang saya rasakan perjalan hidup saya benar benar kacau balau. Entah sampai kapan saya mampu menahan sesak di dada ini. Saya memang punya feeling sejak dua belas tahun yang lalu kalau pindah ke mBogor pasti hidup saya akan sering tersesat.

Di sini saya merasa kalau sholat menghadap selatan. Mohon bantuannya cara menyembuhkan salah arah gimana ya?? (rofl)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

17 thoughts on “Hidupku Tanpa Arah”

  1. semua orang pasti pernah merasakannya mas termasuk saya juga
    itulah dinamika kehidupan
    yang penting kita sebagai manusia jangan pernah lupa kepada sang pencipta insya allah kita diberi kemudahan dan jalan yang benar.

  2. Saat pertama hijrah dari kampung ke Semarang, saya dulu 3 tahun arahnya baru bener, selama tiga tahun sholat menghadap ke timur, saat mau sembuh, beberapa bulan nggak jelas, utara selatan timur barat… 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image